Selasa, 23 Februari 2010

psikologi perkembangan anak

LEAFLET

PERKEMBANGA
SOSIO-EMOSIONAL ANAK USIA 3-5 TAHUN

(Keterampilan Mengasuh Anak)
















Disajikan dan Dibahas
dalam Penyuluhan Keterampilan Orang tua dalam Mengasuh anak
Di PAUD Permata Bunda

PERKEMBANGAN
SOSIO-EMOSIONAL ANAK USIA 3-5 TAHUN

A. PERKEMBANGAN SOSIAL
1. Pola interaksi dengan teman sebaya
· Anak suka bergaul dalam kelompok kecil (3-5 orang)
· Anak suka melihatkan kerja sama, disamping ada juga pertengkaran dan persaingan

2. Teman sebaya dan tingkah laku sosial
· Anak mulai melepaskan sikap egosentrisnya
· Teman sebaya mempunyai pengaruh besar terhadap perubahan kebiasaan anak, karena teman sebaya berperan sebagai model
· Anak harus mampu belajar untuk memberikan perhatian, pemurah dan penolong

3. Peranan orang tua terhadap perkembangan sosial anak
· Mampu menciptakan interaksi yang menyenangkan
· Mendorong anak mengeks- presikan dirinya sendiri dalam bentuk ide, perasaan dan keterampilan


B. PERKEMBANGAN EMOSIONAL
1. Emosi cinta
Diarahkan kepada orang tua yang berlainan jenis, sering disebut dengan percintaan dalam keluarga.
Kompleks OEDIPUS, yaitu anak laki-laki yang mencintai ibunya. Dan Kompleks ELEKTRA, yaitu anak perempuan yang menyukai ayahnya

‘Cara Mengatasinya’:
· Orang tua yang menjadi rival, hendaknya tetap memberikan kasih sayang dan perhatian, sehingga anak mendapat kesan bahwa orang tua yang menjadi rivalnya tetap baik dan sayang padanya
· Antara kedua orang tua tetap melihatkan saling menya-yangi, saling menghormati dan menonjolkan kebaikan masing-masing

2. Emosi takut
Emosi takut muncul karena diperolehnya kesadaran tentang diri sendiri yang berbeda dari orang lain. Hal ini dipengaruhi oleh lingkungannya.

‘Anak-anak cenderung takut pada objek yang ditakuti oleh ibunya’

Hal Yang Harus Dilakukan Orang Tua:
· Hendaklah menampakan perasaan kasih sayang kepada anak secara merata tanpa pilih-pilih
· Jangan menampakan emosi takut walaupun dalam keadaan bahaya atau sulit

3. Emosi cemas
Disebabkan karena adanya konflik dalam diri anak, biasanya timbul karena ada rasa pertentangan antara rasa ingin tergantung atau mandiri, ingin patuh dan melawan.

Kecemasan juga berasal dari hubungan antara anak dengan orang tua atau gurunya. Sehingga mengakibatkan:
· Bagi anak yang bertem- prament introvert, cenderung menginginkan ibunya selalu berada disekolah, atau selalu memegang tangan gurunya dan ikut kemana gurunya pergi.
· Bagi anak yang bertem- prament ekstrovert dan laki-laki, cenderung menampakan tingkah laku yang agresif. Seperti mengganggu kawan, menguasai permainan sendiri atau ingin menonjolkan diri





















Sumber:
Elida Prayitno. 2004. Psikologi Perkembangan Individu I. Padang: FIP UNP

A. Joseph Burstein. 1996. Petunjuk Lengkap Mendidik Anak. Mitra Utama: Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar